Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 November 2010

150 Trik Untuk Windows XP


Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yang dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Di antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya.

Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang kami sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini kami padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan. 150 tip dan trik, termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini, akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja. Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang.

Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari penyebaran virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak. Untuk itu, kami sertakan pula beberapa tip dasar untuk memperbaiki keamanan pada Windows.

Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah demi langkah dalam tulisan ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa di-download dari beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda, seperti biasa semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini disertakan dalam CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC Media.

Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap!

Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan

01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.

02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove Windows Component dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.

03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting Windows secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, Klik Start|All Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore point.

04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.

05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my computer up to date.

06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft sudah menyediakan
tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.

07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang kembali card setelah instalasi selesai.

08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the All Programs and the Start Menu.

09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbac kup\ di CD instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.

10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties. Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.

11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya di www.microsoft.com/windows/directx.

12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya.

13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan
icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.

Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja.

Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.

14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories| System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.

15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar. Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require server verification… dan klik OK.

16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.

17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga dilakukan di key RegCompany.

18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.

19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.

20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control Panel|AdministrativeTools|Comp uter Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik Send.

21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network by limitting or preventing access to this computer from Internet.

22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer server.

23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.

24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.

25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Po licies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK

26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.

27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww internet sites to uniquely your player.

28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.

29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.

30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada komputer.

31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.

32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume control in the Taskbar dan klik OK.

33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih option yang tersedia.

34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\Curre ntControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down akan berlangsung sedikit lebih lama.

35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types.

36. Menghapus Komponen yang Terinstal
Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa di-uninstall.
Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.
Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.
Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.

37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.

38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.

39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic dari Theme list.

40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.

41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih
Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.

42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.

43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.

44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.

45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e, /select, C:\ dan klik OK.

46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start Menu.

47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.

48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo kemudian klik OK.

49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened documents.

–> STEP BY STEP

50. Fast User Switching
Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara user lain login.
Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan enable Use Fast User Switching.
Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry di direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Mi crosoft\WindowsNT\CurrentVersi on\Winlogon.
Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.

51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.

Pengaturan Multiple User

52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del, kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.

53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On the Guest Account.

54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.

55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System. Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.

56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.

57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My Documents\Other Places area.

58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2 dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never expires.

59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.

60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account. Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai wizard.

Pengaturan File dan Folder

61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.

62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya, buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi untuk konfirmasi.

63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.

64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas harddisk bisa dihemat.

65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.

66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan memilihnya, kemudian menekan tombol F2.

67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder yang sering diakses.

68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.

69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.

70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh system restore.

71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.

72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK untuk menyimpan hasil setting.

73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image. Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan seterusnya.

74. Mengirim Faks
Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan menerima faks?
Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next.
Klik Start|All Programs|Accessories|Communica tion|Fax|Fax Console untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax.
Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim, termasuk setting dan sebagainya.

Mengatur Kualitas Cetak

75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto dalam satu kertas.

76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya, buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda sesuai yang Anda butuhkan.

77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.

78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama.

Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi

79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan file-nya di \windows\oobe\system32\images\ tittle.wma.

80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.

81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run. Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file self extraction.

82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.

83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang tersedia. Anda tinggal memilihnya.

84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid. Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.

85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen, Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda.

Menghias Desktop

86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari pointer yang sesuai keinginan Anda.

87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my most recently opened documents.

88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga menutupi taskbar, tekan tombol F11.

89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.

90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.

91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area when connected menjadi enable.

92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia sesuai kebutuhan.

93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.

94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan tekan Enter.

95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop. Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut.

96. Daftar Shortcut
Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja sehari-hari menggunakan Windows.

[Windows] + [L] Lock komputer
[Windows] + [u] Menampilkan Utility Manager
[Windows] + [R] Menampilkan Run
[Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
[Windows] + [E] Membuka My Computer
[Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle

Desktop
[Windows] + [M] Minimize semua window
[Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
[Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
[Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
[Windows] + [Break] Memunculkan window System

Properties
[Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar
Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.

97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.

98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.

99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar, memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan cepat diakses.

100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa fitur dalam Start Menu.

101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.

102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard navigation until I press the [Alt] key.

103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable option Use Toggle-Keys.

104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.

105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini. Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui.

Memperbaiki Kinerja Komputer

106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best performance.

107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada pilihan berikutnya.

108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup, kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak perlu.

109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system tray.

110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan option Optimize for Performance.

111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor (ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini, maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.

112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.

113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda Administrative Tools. Buka fitur Performance.

114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator baru apa saja yang hendak ditampilkan.

115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.

116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat. Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Curr ent ControlSet\Control\SessionMana ger\MemoryManagement.
Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.

117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya, ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.

118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery Setting kemudian Edit.

119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk /?”.

120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer. Kamera digital Anda akan tampil sebagai
drive.

121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan, yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.

122 Mengatur Jadwal Perawatan
Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa dijadwalkan.
Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada. Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah satu dan klik Open.
Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule Task.

123. Gunakan utility gratis PowerToys dari www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here, Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide Show Wizard, dan Webcam Timershot.

124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.

125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup. Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah tidak digunakan lagi.

126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu. Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.

127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login atau Load at Windows Start tidak aktif.

128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya.

Troubleshooting Sederhana

129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.

130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca detail file system pada kotak dialog yang muncul.

131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam AutoEndTask dengan nilai 1.

133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8 untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good Configuration.

134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya, klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat informasi kesalahan.

135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer. Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now!

Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME

136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan disimpan dalam ekstensi.dun.

137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik OK, tahan tombol Shift.

138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.

139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows Explorer atau desktop.

140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda kutip.

141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari http://support.microsoft.com/?kbid=185949.

142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya. Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs| Accessories|System Tools|Tools.

143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.

144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan “scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga selesai. Kemudian keluar dari DOS.

145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong, pilih New|Folder. Isikan “Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.

146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan setelah Windows di-restart.

147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.

148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.

149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat, tutup semua program sebelum melihat System Resource.

150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa diberi tanda petik.
»»  Read More...

Deploying Windows® 7, Download Ebook Windows Seven + Windows Seven Gratis



Wah..., untuk mendukung produk barunya dan memudahkan pemakai OS Windows microsoft tidak main2 sobat, ternyata mereka benar2 memperhatikan para pemakai windows khususnya windows terbarunya...., kalau pada windows yang terdahulu (sebelum windows seven) ada software pendukung gratis dan update gratis, pada kemunculan windows seven juga ada yang gratis pula sobat, yaitu:

1. Situs resmi microsoft telah memberikan ebook yang berjudul “Deploying Windows® 7 Essential Guidance from the Windows 7 Resource Kit and TechNet Magazine” untuk didownload secara gratis dan untuk lebih mengenalkan para pemakai windows seven, yang dapat didownload di sini.

2. Bagi yang mempunyai OS windows vista original maka microsoft memberikan kesempatan bagi anda untuk mengupgrade windows vista anda menjadi windows 7 original dengan gratis...
Bagi yang membeli Komputer dengan Sistem Operasi Windows Vista Original, maka anda bisa mengupgrade windows vista anda menjadi windows 7 dari situs resmi vendor produk anda. Kunjungi situs vendor sesuai dengan vendor produk yang anda miliki.

Dan upgrade ini berlaku juga untuk anda yang baru membeli DVD windows vista original.
Microsoft menyediakan Upgrade windows 7 gratis terhadap pemilik lisensi Windows Vista Home Premium, Windows Vista Business dan Windows Vista Ultimate yang anda beli antara 26 Juni 2009 hingga 31 Januari 2010.

Bagi yang telah membeli DVD Vista original, untuk memesan lisensi windows 7 anda secara gratis klik di sini. Yang anda perlukan adalah memasukkan sebuah bukti kepemilikan lisensi seperti Produk Key dari windows vista yang anda miliki.

Nah tunggu apalagi?, bagi yang punya sarat2 diatas langsung aja..... klik, klik dan klik aza ya???
Dan tunggu sobat semua, apalagi ya yang akan diberikan oleh microsoft kepada pengguna OS-nya???.

By,Sapro


»»  Read More...

Cara Mereset Printer tanpa Biaya


Pernahkah Sobat merasakan printer sudah "gak setia" kayak dulu lagi? Tiba-tiba printer ngadat saat sedang ngeprint. Lampu indikator menjadi aneh menyala berkedip-kedip main mata? Itulah saatnya Sobat "kudu dan wajib" mereset printer.

Mungkin bagi Anda yang paham tentang hal ini mesti tahu kalo menyerahkan tugas reset ini pada tukang service biayanya akan sangat mahal. Tapi kalau Anda tahu, sebenarnya mereset printer bukanlah tugas sulit dan bahkan tidak butuh biaya sama sekali. Apalagi software untuk reset printer bukanlah software berbayar dan bisa di dapatkan secara gratis di internet. Yuk, kita telusuri caranya lebih lanjut.


Sebelum mengerjakan tugas reset printer, alangkah baiknya jika Anda mengganti dulu absorber atau busa yang terletak di dasar printer. Atau jika ingin menghemat, Anda cukup membersihkan saja busa tersebut. Setelah dibersihkan, keringkan dulu dan pasang kembali.

Kini printer Anda siap untuk di-reset. Selanjutnya komputer Anda harus ter-install software reset printer. Anda bisa mendapatkannya melalui Internet. Jika lewat Google, Anda dapat mengetikkan keyword "Software Resetter+Merk Printer Anda". Contoh: "Software Resetter+Canon IP1880"
 Ganti Canon IP1880 dengan merk printer Anda.
 Khusus printer merk Epson, Anda bisa mendapatkan toolnya di http://www.ssclg.com/epsone.shml

Untuk memulai me-reset pastikan printer Anda dalam keadaan On. Proses reset mungkin akan butuh waktu yang cukup lama. Jadi sabar saja. Jika tidak berhasil ulangi lagi sampai berhasil.


Cara reset dengan software di atas mungkin yang terbaik untuk Anda. Tapi jika ingin cara yang tidak pakai software, bisa melalui cara manual kayak gini:

1. Cabut kabel power printer (yang menghubungkan printer dengan listrik)
2. Takan tombol power on, tahan jangan dilepas. Lalu pasangkan kembali kabel powernya saat tombol On tengah ditekan.
3. Setelah kabel terpasang, jangan lepas dulu tombol On. Masih dalam posisi itu, tekan tombol Resume dua kali.
4. Lepas tombol Power On dan Resume. Sekarang printer Anda siap digunakan.

Kelemahan cara kedua ini yaitu tidak permanen. Anda harus mengulanginya lagi jika tombol power di cabut atau tiba-tiba listrik padam. Maka cara pertama lebih diutamakan karena bersifat permanen, yaitu menggunakan software.
»»  Read More...

Beberapa Tool Gratis Untuk Memperketat Keamanan Komputer


Meski banyak sekarang antivirus canggih yang beredar, bukan tidak mungkin antivirus tersebut tidak kecolongan. Di era kemudahan internet jaman ini, salah membuka satu situs saja, malware bisa saja masuk. Dan jika malware sudah bekerja, data-data Anda bukan lagi rahasia
pribadi Anda.

Oleh karena itu, tetapkan keamanan sebagai prioritas akses online Anda. Berikut beberapa tool penting gratis yang Kang Maman rekomendasikan buat sobat semua untuk memperketat sekuriti komputer Anda. Memang bukan berarti komputer Anda 100% aman, tapi setidaknya kita berusaha mencegahnya demi kemungkinan terburuk.

1. Secunia PSI

Buat Kang Maman, rasanya software ini sangat wajib di-install di setiap komputer. Bukan karena bergaya, tapi fungsi softwarenya saja terkadang kita melupakannya. Secunia PSI digunakan untuk men-scan seluruh aplikasi yang ada di komputer agar Anda tahu program mana yang belum diupdate atau di-patch.

File yang diperiksa (terutama file .exe, .dll, dan .ocx) berisi informasi yang berasal dari vendor software/aplikasi tersebut. Setelah memerika semua file, data yang didapat akan dikirim ke server Secunia untuk dicocokkan dengan Secunia File Signatures Engine di http://psi.secunia.com agar Anda dapat mengetahui sebenarnya aplikasi yang terinstall di komputer Anda. Setelah itu Anda akan mendapat laporan tentang update sekuriti yang tidak ada pada komputer Anda.

Software yang berbahaya akan segera ditandai oleh Secunia PSI dan mencari link download update security yang hilang. Oh ya, Secunia PSI saat ini mampu mendeteksi lebih dari 47.000 aplikasi.

2. OpenDNS

Mempercepat web surfing, memperbaiki kesalahan pengetikkan nama domain dengan cepat, dan melindungi komputer dari phising adalah kemampuan unggulan dari OpenDNS. Yang perlu Anda lakukan cukup mengganti DNS Anda dengan server OpenDNS 208.67.222.222 dan 208.67.220.220

Fitur lain dari OpenDNS yaitu perental control, shortcut , dan fitur lain yang membuat browsing anda lebih berkualitas.

3. Link Scanner Lite

Software ini cukup memberikan kepuasan pada pengguna. Anda cukup mengisi box dengan link situs. Selanjutnya, klik scan adress. Misal http://warteg-blog.blogspot.com , maka Anda akan mendapat detail bahwa situs ini aman (ya iya laaahh, blog gue gitu loh).

Link Scanner juga mendukung Internet Exploler dan Mozilla Firefox. Tool ini berinteraksi dengan search engine untuk memberi info tentang keamanan situs hasil pencarian (mirip dengan fitur AVG) termasuk kemungkinan phising, eksploitasi, dan situs yang telah di-hack.

4. File Shredder

Anda ingin menghapus file Anda untuk selamanya? Gunakan software ini. Fungsinya cukup to the point, menghapus file Anda dengan algoritma shredder sehingga file yang dihapus tidak akan bisa diakses lagi. Perlu diingat, dengan terhapusnya file dari recycle bin bukan berarti file tidak bisa kembali. Kang Maman sudah mencobanya, dan ternyata memang benar pernyataan itu. Jadi, wajib bagi Anda untuk mengandalkan File Shredder demi kepentingan privasi Anda.

5. CCleaner

Fungsinya sama dengan Tune Up. Yaitu seputar optimasi komputer, menghapus history url, cookies dari IE, firefox, dan Opera. Historis file sampai registry yang rusak pun bisa Andsa bersihkan. Anda tak akan merasa kekurangan dengan fiturnya.


Empat software di atas memang bukan semuanya, tetapi setidaknya Anda bisa meningkatkan keamanan komputer Anda. Oke, artikel keamanan lainnya bisa Anda dapatkan di posting selanjutnya.
»»  Read More...

Aturan Huruf Pada Keyboard


Pernahkah agan bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga PDA kita berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari agan sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau agan belum tahu ane copas di sini.

Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.


Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris—-bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar—-kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.


Sumber: http://haxims.blogspot.com/
»»  Read More...

Antivirus Apa yang Tepat Untuk OS Vista?


Sobat ingat, saat Windows Vista pertama kali diluncurkan. Apa yang dijanjikan oleh Microsoft? Sistem operasi yang paling tangguh dan aman dari serangan virus. Ternyata pernyataan tersebut tidak terbukti.
Untuk Anda pengguna Vista harus memiliki security yang lebih kuat dari OS lainnya. Mau tahu apa antivirus yang cukup handal diinstall di OS Vista? Ayo kita terlusuri...



Antivirus Gratisan
Untuk kategori gratisan, 3 antivirus yang Akang rekomendasikan:

1. AVG Free
2. AntiVir
3. Avast

Tiga antivirus diatas cukup tangguh untuk kelas gratisan. Namun kelemahan Antivirus gratisan juga perlu dipikir ulang. Salah satunya yaitu update yang sedikit lebih lambat dari yang berbayar. Meski begitu, tetap saja yang gratisan cukup menghemat budget. Laptop Kang Maman pun dijaga Om AVG, lho... hehehe.



Antivirus Berbayar
Kalo sobat punya kocek lebih, jangan tanggung-tanggung untuk pakai yang berbayar. Apalagi jika datanya sudah menyangkut kerjaan.

1. Norton
2. McAffee
3. Kapersky
4. F-Prot
5. NOD32

Untuk Sobat yang memiliki komputer yang performanya tinggi, cocok untuk Norton dan McAffee. Bukan karena hal lain, tapi kedua antivirus ini makan banyak resource komputer yang tidak ada duanya. Sedangkan Kapersky sangat tangguh soal keamanan internet. Jadi jangan khawatir lagi soal keamanan browsing jika komputer anda telah terlindungi produk dari Kapersky Lab ini. Dan solusi antivirus untuk komputer high-end, F-Prot dan NOD32 punya prestasi bagus. Sedikit tip, jika Anda expert soal komputer gunakan saja NOD32.


Urutan nomor antivirus tadi bukan skala prioritas. Intinya, belum ada antivirus terbaik untuk OS Vista. Apalagi ditambah kelemahan yang cukup miris, banyak software yang tidak kompatibel dengan Vista.

Akhirnya, meskipun Vista sudah ketahuan belangnya, tetap saja keamanan tergantung user juga. Misalnya, Microsoft Vista telah memberikan sistem peringatan UAC yang meminta izin user sebelum mengeksekusi sebuah program. Jadi Anda pengguna OS Vista, keamanan tetap ada di bawah kendali Anda.
»»  Read More...

Cara MengEnkripsi File Dan Folder


Salah satu kelebihan Windows Vista adalah kemampuan untuk mengenkripsi file maupun folder. Dengan dibuatnya suatu enkripsi, maka file atau folder yang Anda miliki tidak akan dapat diakses oleh pengguna lain.

 Untuk melakukan enkripsi, lakukan langkah-langkah berikut:
1 Buka Windows Explorer, kemudian bukalah folder yang akan Anda enkripsi.
2 Setelah itu, klik kanan pada folder atau file yang ingin Anda enkripsi, kemudian pilih [Properties].
 
 
3 Dari jendela properti folder, klik tombol [Advanced] yang terdapat di tab [General].
4 Beri tanda cek Encrypt content to secure data.
5 Klik [OK] dan kemudian [OK] lagi. Nama file atau folder akan berubah menjadi hijau yang menandakan bahwa file/folder itu sudah terenkripsi.

Apabila Anda mengenkripsi sebuah folder kemudian memasukkan beberapa file ke dalam folder tersebut, secara otomatis file yang ada di dalamnya akan ikut terenkripsi. Namun, jika Anda mengeluarkannya dari folder tersebut, file tadi akan terdekripsi. Hal ini tidak berlaku jika yang Anda enkripsi adalah file. Enkripsi akan tetap berlaku, tidak masalah di manapun Anda menempatkannya.

Untuk mendekripsi file atau folder, ulangi proses di atas, tapi pada langkah ke empat hapus kotak cek Encrypt Content to Secure Data. Pastikan Anda melakukan dekripsi dari akun yang sama dengan akun yang digunakan untuk enkripsi. Sebab, proses dekripsi ini tidak akan berhasil jika dilakukan dari akun lain.
Tidak kalah dengan iklan-iklan operator seluler, ketika memindahkan atau menggandakan file, berlaku segepok syarat dan ketentuan ini:
i. Jika Anda memindahkan atau menggandakan file yang tidak terenkripsi ke dalam folder yang terenkripsi, file tersebut akan menjadi terenkripsi.
ii. Jika Anda memindahkan atau menggandakan sebuah file dari sebuah folder terenkripsi ke dalam sebuah folder yang tidak terenkripsi, maka enkripsi itu akan dipindahkan.
iii. Jika Anda telah mengenkripsi sendiri sebuah file (tidak hanya folder di mana file berada di dalamnya), file tersebut akan tetap terenkripsi tidak peduli di manapun dia dipindahkan atau digandakan.
iv. Jika Anda mencoba untuk memindahkan sebuah file atau folder yang terenkripsi ke dalam sebuah drive non NTFS, maka enkripsi akan dipindahkan.
v. Jika Anda menghapus sebuah file atau folder terenkripsi ke dalam Recycle Bin, dia akan tetap terenkripsi di dalam Recycle Bin.


Sumber : TabloidPCplus.com
»»  Read More...

Sabtu, 06 November 2010

Daftar lengkap perintah DOS


DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi berbasis teks yang dikeluarkan microsoft sebelum windows. Sama seperti Terminal di Linux, DOS memiliki daftar perintah berbasis teks yang harus diketik di Console DOS atau lazim disebut Command Prompt. Mengetahui penggunaan perintah DOS adalah pengetahuan tersendiri yang perlu dipahami oleh administrator jaringan berbasis windows. Anda akan lebih mudah menguasai NetBios Hacking atau remote komputer berbasis console di windows dengan mengetahui perintah- perintah DOS.

Berikut daftar lengkap perintah DOS beserta fungsinya :

# ADDUSERS : Menambah/melihat daftar user melalui CSV file
# ARP : Address Resolution Protocol
# ASSOC : Mengganti ekstensi file asosiasi
# ASSOCIAT : Menjalankan file asosiasi satu langkah
# AT : Menjadwalkan perintah yang akan dijalankan lain waktu
# ATTRIB : Mengganti attribut file

# BOOTCFG : Mengedit pengaturan Windows boot
# BROWSTAT : Mengambil domain, browser dan PDC info

# CACLS : Mengganti permision file
# CALL : Memanggil salah satu program dari kelompok program
# CD : Pindah direktori/pindah folder
# CHANGE : Mengganti properties Terminal Server Session
# CHKDSK : Cek disk/harddisk dan memperbaiki permasalah harddisk
# CHKNTFS : Cek NTFS file system
# CHOICE : Menyetujui/memilih tombol input keyboard untuk memanggil file
# CIPHER : Enkripsi/dekripsi file atau folder
# CleanMgr : Menghapus otomatis temporary file termasuk recycle bin
# CLEARMEM : Menghapus/membersihkan memory
# CLIP : Mengcopy STDIN ke Windows clipboard.
# CLS : Membersihkan/menghilangkan layar
# CLUSTER : Clustering Windows
# CMD : Memulai/membuka command prompt
# COLOR : Mengganti warna layar command prompt
# COMP : Membandingkan isi dua file atau lebih
# COMPACT : Mengompress file atau folder pada partisi NTFS
# COMPRESS : Mengompress sebuah file pada partisis NTFS
# CON2PRT : Menghubungkan atau memutus koneksi printer
# CONVERT : Mengganti dari partisi FAT ke NTFS.
# COPY : Mencopy satu atau lebih files
# CSVDE : Import/Export Active Directory data

# DATE : Menampilkan tanggal
# Dcomcnfg : DCOM Configuration Utility
# DEFRAG : Mendefragmen harddisk
# DEL : Menghapus file
# DELPROF : Menghapus profil user NT
# DELTREE : Menghapus folder dan subfolder
# DevCon : Device Manager Command Line Utility
# DIR : Menampilkan daftar file dan folder
# DIRUSE : Menampilkan daftar disk yang terpakai
# DISKCOMP : Membandingkan isi dua buah floppy disk
# DISKCOPY : Mengcopy isi Floppy disk
# DNSSTAT : DNS Statistik
# DOSKEY : Mengedit baris perintah, memanggil ulang perintah, dan membuat macros
# DSADD : Menambah user dan grup komputer di active directory
# DSQUERY : Menampilkan daftar item di active directory
# DSMOD : Memodifikasi user dan grup komputer di active directory

# ECHO : Menampilkan pesan di layar
# ENDLOCAL : Menampilkan perubahan pada akhir kelompok file
# ERASE : Menghapus satu atau lebih file
# EXIT : Keluar dari commant prompt
# EXPAND : Menggelar file
# EXTRACT : Mengekstrak file

# FC : Membandingkan dua file
# FDISK : Menampilkan format disk dan partisi
# FIND : Mencari sebuah file
# FINDSTR : Mencari file berdasarkan potongan kata
# FOR : Menampilkan kondisi terakhir yang terjadi pada waktu terakhir
# FORFILES : Menampilkan proses kelompok file
# FORMAT : Memformat disk
# FREEDISK : Melihat kapasitas disk yang kosong
# FSUTIL : Utilitas file dan volume file
# FTP : File Transfer Protocol
# FTYPE : Menampilkan atau mengganti ekstensi file

# GLOBAL : Menampilkan user dari grup global
# GOTO : Mengakses langsung kelompok program melalui label program pada command line

# HELP : Bantuan
# HFNETCHK : Network Security Hotfix Checker

# IF : Salah satu perintah kondisi
# IFMEMBER : Kondisi salah satu user di NT Workgroup
# IPCONFIG : Konfigurasi IP (Internet Protocol)

# KILL : Mematikan/menghapus program yang sedang berjalan di memory

# LABEL : Mengganti label disk
# LOCAL : Menampilkan anggota sebuah grup
# LOGEVENT : Menulis file di NT event viewer.
# LOGOFF : Logoff
# LOGTIME : Menampilkan Log tanggal dan waktu pada sebuah file

# MAPISEND : Mengirim e-mail dengan baris perintah
# MEM : Menampilkan memori yang terpakai
# MD : Membuat sebuah folder
# MODE : Mengkonfigurasi system device
# MORE : Menampilakn output/hasil berikutnya dilayar
# MOUNTVOL : Manajemen volume mount point
# MOVE : Memindahkan file
# MOVEUSER : Memindahkan user
# MSG : Mengirim pesan
# MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
# MSINFO : Windows NT diagnosik
# MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
# MUNGE : Mencari dan mereplika teks dalam sebuah file
# MV : Mencopy file yang sedang aktif

# NET : Manajemen jaringan yang digunakan
# NETDOM : Domain Manager
# NETSH : Mengkonfigurasi network protocols
# NETSVC : Daftar perintah Service Controller
# NBTSTAT : Menampilkan statistik jaringan (NetBIOS TCP/IP)
# NETSTAT : Menampilkan statistik jaringan (TCP/IP)
# NOW : Menampilkan tanggal dan waktu sekarang
# NSLOOKUP : Name server lookup
# NTBACKUP : Membackup file
# NTRIGHTS : Mengedit user
# PATH : Menampilkan alamat (path) sebuah program
# PATHPING : Menelusuri jejak koneksi yang terganggu dan kehilangan paket
# PAUSE : Mengentikan proses sejenak pada program atau perintah yang sedang berjalan
# PERMS : Menampilkan user permition
# PERFMON : Memonitor permorma
# PING : Mengetes koneksi jaringan
# POPD : Restore ke harga awal pada direktori asli berdasarkan PUSHD
# PORTQRY : Menampilkan status port dan services
# PRINT : Mencetak teks
# PRNCNFG : Menampilkan, mengkonfigurasi atau mengganti nama printer
# PRNMNGR : Menambah, menghapus atau mendefault printer
# PROMPT : Mengganti perintah
# PsExec : Mengeksekusi proses secara remote
# PsFile : Menampilkan file yang terbuka secara remote
# PsGetSid : Menampilkan SID komputer pengguna
# PsInfo : Menampilkan informasi sistem komputer
# PsKill : Mematikan proses berdasarkan nama atau ID proses
# PsList : Menampilkan detail proses yang sedang berjalan
# PsLoggedOn : Melihat siapa yang sedang Logon baik local maupun sharing
# PsLogList : Menampilkan rekaman LOG
# PsPasswd : Mengganti password account
# PsService : Menampilkan dan mengontrol services
# PsShutdown : Shutdown atau merestart komputer
# PsSuspend : Suspend
# PUSHD : Menyimpan kemudian mengganti pada direktori asli
# QGREP : Mencari file berdasarkan pola

# RASDIAL : Manajemen RAS connections
# RASPHONE : Manajemen RAS connections
# RECOVER : Merecover file yang rusak dari disk
# REG : Membaca, mengeset atau menghapus registry key atau value
# REGEDIT : Mengimpor/eksport pengaturan registry
# REGSVR32 : Register atau unregister DLL file
# REGINI : Mengganti Registry Permissions
# REM : Merekam komentar pada kelompok file
# REN : Mengganti nama file
# REPLACE : Menindih (replace) atau mengupdate file dengan file lainya
# RD : Menghapus folder
# RDISK : Membuat Recovery Disk
# RMTSHARE : Sharing folder atau printer
# ROBOCOPY : Menyalin file atau folder secara keseluruhan (asli)
# ROUTE : Manipulasi network routing tabel
# RUNAS : Menjalankan program pada user account berbeda
# RUNDLL32 : Menjalankan perintah DLL32

# SC : Service Control
# SCHTASKS : Membuat atau mengedit schedule task
# SCLIST : Menampilkan service NT yang sedang berjalan
# ScriptIt : Mengontrol aplikasi GUI
# SET : Menampilkan, mengeset atau menghapus variabel tertentu
# SETLOCAL : Mengubah local konfigurasi sementara pada kelompok file
# SETX : Mengatur konfigurasi variabel secara permanen
# SHARE : Menampilkan atau mengedit data/printer sharing
# SHIFT : Menyisipkan parameter pada kelompok file
# SHORTCUT : Membuat shortcut file
# SHOWGRPS : Menampilkan NT Workgroups user yang tergabung
# SHOWMBRS : Menampilkan keanggotaan user pada sebuah workgroup
# SHUTDOWN : Mematikan komputer
# SLEEP : Mematikan sementara (x second)
# SOON : Menjadwalkan perintah agar berjalan pada waktu yang akan datang
# SORT : Sort input
# START : Menjalankan program tertentu pada jendela terpisah
# SU : Switch User
# SUBINACL : Edit file, folder Permissions, Ownership dan Domain
# SUBST : Mengurutkan lokasi berdasarkan drive letter
# SYSTEMINFO : Menampilkan daftar konfigurasi sistem

# TASKLIST : Menampilkan daftar aplikasi dan service yang sedang berjalan
# TIME : Menampilkan atau mengkonfigurasi tanggal/waktu
# TIMEOUT : Penundaan proses
# TITLE : Mengatur judul jendela CMD.EXE pada waktu berjalan
# TOUCH : Mengganti stempel waktu (timestamps) file
# TRACERT : Menelusuri route jaringan pada remote host
# TREE : Menampilkan folder terstruktur pada mode grafis
# TYPE : Menampilkan isi sebuah file

# USRSTAT : Menampilkan daftar nama domain dan sesi login terakhir

# VER : Menampilkan informasi versi
# VERIFY : Memverifikasi file yang telah disimpan
# VOL : Menampilkan label disk

# WHERE : Menentukan dan menampilkan lokasi file pada stuktur direktori
# WHOAMI : Menampilkan UserName dan domain sebenarnya
# WINDIFF : Membandingkan isi dua buah file dan konfigurasinya
# WINMSD : Diagnosa sistem windows
# WINMSDP : Diagnosa sistem windows lainya
# WMIC : Perintah WMI

# XCACLS : Mengganti file permission
# XCOPY : mengcopy files dan folder
»»  Read More...

Cara mematikan remote administrator dari client




Sedikit tukar pengalamam kalo di artikel sebelumnya saya menulis bagaimana remote administrator itu bekerja dan cara instalasinya,sekarang gantian cara mengatasi agar sobat tidak khawatir operator tau apa yang sobat kerjakan, Terkadang disaat kita asyik ngenet ada seorang operator yg iseng iseng ngintip apa yang kita kerjakan diwarnet tersebut,sekedar sharing aja buat para sobat apabila ingin tau gmna menghindari hal tersebut,maka saya berinisiatif untuk memposting artikel ini,mungkin gak selalu tiap warnet memakai remote admin,tapi apa salahnya apabila kita mengcegah hal hal tersebut,dan setelah saya coba di warnet yang saya jaga ternyata berhasil :D
Adapun langkah – langkahnya seperti dibawah ini :
  1. Buka command prompt ( klo di warnet biasanya di protek oleh admin menu Run nya, jadi kita pake command prompt aja langsung.klik start > programs > accesories > command prompt. atau ketik run tulis cmd.
  2. kemudian masuk ke msdos / dos ketikan C:\ > r_server /stop ( kalo mau aktifkan service lagi tinggal ganti /start)
silahkan anda coba, biar para operator gak tau apa yang sobat kerjain.!
»»  Read More...

REMOTE ADMINISTRATOR VERSI 2.1




Radmin adalah remote control program yang memungkinkan Anda bekerja pada komputer lain dari jarak jauh melalui Anda sendiri. Anda melihat layar komputer jauh dalam jendela resizable monitor Anda sendiri atau sebagai layar penuh. Mouse dan keyboard komputer remote kontrol sehingga Anda dapat bekerja pada komputer remote sama seperti jika Anda sedang duduk tepat di komputer remote it.The dapat berada di mana saja di Internet atau di jaringan lokal Anda. Anda tidak memerlukan koneksi jaringan yang cepat. Bahkan dengan update MODEM layar kecepatan layar yang dapat diterima 5-10 update per detik. Jika komputer remote pada JARINGAN LOKAL yang khas kecepatan 100-500 layar update per detik. Sering kali saat bekerja di Radmin di modus layar penuh,
Setelah Radmin Terinstall

Klik START -- ALL PROGRAMS -- REMOTE ADMINISTRATOR V2.1
SETTING FOR REMOTE ADMINISTRATOR SERVER – OPTIONS

Centang "Use IP Filter", Lalu Isikan IP PC Yang Mau Di Remote Dibawahnya
Centang atau Bisa Juga Tidak Dicentang "Port". Kalau Dicentang Port Remote nya 4899 (default), Jika Ngga' Dicentang Tentukan Sendiri Port nya (Empat Angka)

Pada Incoming Connection Dialog, Centang Ask User Permission, Pilih Auto Allow After Timeout.

”Set Timeout pada 10 sec.”
JANGAN LUPA UNTUK MENCENTANG HIDE TRAY ICON AGAR IKON REMOTE ADMIN TIDAK MUNCUL DI MENU BAR SEBELAH KANAN

Setelah Selesai Mengeset Radmin Server, Install Radmin di sisi Client atau PC yang mau di remote. setelah itu restart kedua komputer.


Radmin selesai di setting.

Cara Menjalankan Radmin
Klik START -- ALL PROGRAMS -- REMOTE ADMINISTRATOR V2.1
START REMOTE ADMINISTRATOR SERVER.

Lalu
Klik START -- ALL PROGRAMS -- REMOTE ADMINISTRATOR V2.1 REMOTE ADMINISTRATOR VIEWER
KEMUDIAN KLIK MENU CONECT DAN MASUKKAN ALAMAT IP ADDRESS KOMPUTER YANG AKAN DIREMOT

Terlihat Icon Komputer Dengan IP Yang Telah Kita Setting, Nah Itu Komputer Client Yang Siap Untuk Di Remote.

»»  Read More...

Mengatasi ntldr Hilang Pada Windows


"ntldr is missing. press ctrl+alt+del to restart"
Itulah bunyi pesan dari windows jika ntldr komputer kita rusak atau terhapus, sehingga komputer tidak bisa masuk windows, setiap dihidupkan yang muncul hanya peringatan "ntldr is missing. press ctrl+alt+del to restart" (klo g salah begitu tulisannya). untuk mengatasi hal tersebut kita ga harus melakukan install ulang, cukup dengan menggunakan fitur repair pada CD Instalasi Windows.
jadi silahkan booting komputer anda ke CD Instalasi Windows, tunggu sampai prosesnya selesai, kemudian tekan tombol "R" untuk memilih repair, selanjutnya akan muncul pilihan lokasi Instalasi WIidows (jika kita cuma menginstall 1 windows, maka hanya ada satu, jadi cukup tekan "1" kemudian Enter), maka kita akan masuk ke DOS Prompt Windows, ketik copy E:\i386\ntldr c: Enter (E: adalah lokasi CD Drive anda, jadi sesuaikan dengan lokasi CD drive masing-masing).
selanjutnya silahkan restart komputer anda, dan lihat apakah sudah baik atau belum, jika belum coba copy juga ntdetect.com nya. ketik copy E:\i386\ntdetect.com (dilakukan pada proses Repair tadi).
Selamat mencoba.
Thanks.
»»  Read More...

"Keanehan" pada Windows dan Penjelasannya


Aneh 1:
Seorang orang indian menemukan bahwa tidak seorangpun pengguna windows dapat membuat folder dengan nama "CON" ( tanpa tanda petik ) dan team dari microsoft pun tidak bisa menjelaskan apa alasannya.
Silahkan coba buat.

Penjelasan:
Di Windows Nama folder dan Special System Variables berbagi dengan tampilan yang sama, karena itulah ketika anda membuat folder dengan nama System Variable akan dianggap folder tersebut sudah ada.
Karena itulah anda juga tidak bisa menamai folder anda dengan
CON, NUL, COM1, COM2, COM3, LPT1, LPT2, LPT3, COM1 hingga COM9 dan LPT1 hingga LPT9….


CON berarti console
COM1 berarti serial port 1
LPT1 berarti parallel port 1
Ini jg berlaku di Linux, dimana hardware resource direpresentasikan layaknya suatu file. Misalnya: /dev/tty, /dev/null dsb. Tapi kita tetep bisa kok bikin folder CON, caranya:
- buka command prompt
- ketik “mkdir \\.\c:\con”
- akses direktori “dir \\.\c:\con”
- hapus direktori “rmdir \\.\c:\con”

Aneh 2:
1.) Buka lembar kerja notepad yang masih kosong
2.) Ketikan kata berikut "Bush hid the facts" (tanpa tanda petik)
3.) Save file tersebut dengan nama bebas.txt
4.) kemudian tutup file, dan buka kembali
Perhatikan apa yang terjadi?

Penjelasan:
Bukan cuma kalimat ‘bush hid the facts’ yang ‘disembunyikan’ oleh Notepad, kalimat lain seperti misalnya ‘this api can break’, ‘this cat can split’, ‘jane can not dance’, ‘xxxx xxx xxx xxxxx’, dan ‘aaaaaaaa aaaaa aaa aaaaa’ juga mengalami ‘nasib’ yang sama.
ketika kalimat “bush hid the facts” disimpan ke sebuah file, notepad menyimpan tanpa masalah. Bisa dibuktikan dengan membuka file tersebut dengan editor lain, misalnya wordpad. Masalah baru muncul waktu file tsb dibuka oleh notepad itu sendiri. Sebelum membuka file itu, notepad berusaha ngedeteksi encoding yg digunakan. Ternyata algoritma deteksi ini keliru jika file yang dimaksud mengandung kalimat dengan pola 4-3-3-5 karakter sehingga membentuk kode ASCII tertentu. Akibatnya file yg disimpan dalam encoding ANSI tsb malah dibuka dalam encoding UTF-16.

Aneh 3:
ditemukan oleh seseorang dari brazil.
buka Microsoft Word dan ketikan
=rand (200, 99)
kemudian tekan enter ENTER
dan lihat keanehan yang terjadi.

Penjelasan:
Kenehan ini sering dianggap bug pada Microsoft Office Word, namun sebenarnya hal-hal semacam ini merupakan hal yang lumrah yang dimasukkan oleh programer dalam mengetes atau sekedar iseng pada suatu produk. Karena programernya kebanyakan geek, dan gila game, maka muncullah kalimat “The quick brown fox jumps over the lazy dog” yang berulang pada kode itu. Hal-hal ini disembunyikan dan dapat diakses dengan cara-cara/trik-trik tertentu. Ini disebut “easter egg”. Trik di word itu salah satu easter egg.
rand berarti random
angka (200,99), 200 berarti paragraf, dan 99 berarti 99 kalimat per paragraf.
Coba anda ubah menjadi (1,1) atau angka lainnya, hasilnya akan berbeda.
»»  Read More...

Sabtu, 30 Oktober 2010

Studi Kasus CMD

Studi Kasus CMD

Ini post terakhir yang akan membahas tentang Command Prompt. Disini akan kita praktekkan penggunaan Command Prompt secara keseluruhan.

Cara memindah drive
Misal, awalnya berada di drive C: dan ingin ke drive E:



Cukup mudah bukan.

Berpindah Folder
Setelah di drive E:, kita masuk ke folder “CMD_project”.



Jadi, format perintah umumnya adalah “cd(spasi)nama.folder”. ingat perintah ini hanya dapat digunakan untuk folder yang berada di dalam(bawah) drive atau folder yang sedang aktif.

Untuk keluar gunakan perintah “CD\”



Kembali lagi ke drive E:

DIR
Untuk mempelajari kembali tentang perintah ini silakan baca post yang terdahulu.

DIR>xxx.yyy(spasi)folder
Fungsi dari perintah ini adalah untuk memasukkan daftar file yang berada di dalam folder yang ditunjuk ke dalam sebuah file teks. Untuk melihat isi dari file teks tersebut gunakan TYPE atau MORE.



Bila dicermati, saya telah memasukkan perinta ”dir>daftar.txt(spasi)i:\newfolder”. Maksudnya adalah, membuat file teks yang berisi daftar file yang ada di dalam folder NewFolder yang berada di drive I: Kemudian, untuk membuktikan apakah file tersebut telah terbuat, saya masukkan perintah DIR.

Untuk membuka file “daftar.txt” tadi, setidaknya ada tiga cara yaitu:

Menggunakan TYPE: “type(spasi)daftar.txt”
Dengan perintah ini, file langsung dibaca secara menyeluruh. Untuk menghentikan sementara tekan tombol “PAUSE” yang ada di keyboard, untuk melanjutkan kembali tekan sembarang tombol.



Menggunakan MORE: “more(spasi)daftar.txt”
Dengan perintah ini, file daftar akan diproses secara perlayar, dengan menunjukkan informasi MORE. Untuk melanjutkan membaca tekan enter.



Dengan akses secara langsung: “daftar.txt”
Dengan perintah ini, Command Prompt akan langsung mengakses k program utama yang bisa membuka file yang diminta. Untuk yang txt biasanya adalah Notepad.


Membuat dan menghapus folder.
Perintah membuat folder dalam CMD adalah, MD “make directory”. Sebagai contoh saya akan mebuat folder “baru”. Perintah “md(spasi)baru”



Untuk menghapusnya gunakan perintah RD “remove directory”. Saya akan menghapus folder “baru tadi”.



Copy dan Cut
Copy
Perintah umum “copy(spasi)nama.file.yang.di-copy(spasi)alamat.tujuan”. Sekadar informasi, apabila folder tujuan sedang aktif, tidak perlu disebutkan alamatnya.



Pada contoh di atas, saya meng-copy file “Alone.mp3” yang ada dalam folder “NewFolder” di drive I:, ke folder “xxxx” di drive E:.



Pada contoh di atas, saya meng-copy file “06.mp3” yang ada di “I:\newfolder” ke dalam folder yang sedang aktif yaitu “CMD_Project”.

Cut
Perintah umum, “move(spasi)asal(tujuan)”. Secara umum, perintah CUT sama dengan copy.



Dalam contoh di atas, saya memindahkan file “06.mp3” yang ada di drive aktif ke “E:\xxxx”. Apabila terdapat file yang bernama sama pada folder tujuan, CMD akan memberitahukan bahwa akan menimpa file yang lama dengan yang baru. Jika tidak ketik “n”, jika ya ketik “y”, kemudian tekan “enter”.

Delete
Format perintah umum, “del(spasi)file”.



Dalam contoh di atas, file Alone.mp3 saya hapus. Hati-hati dalam melakukan perintah ini. Karena tidak akan ada konfirmasi penghapusan file, dan file tidak akan disimpan di RECYCLEBIN.

RENAME
Perintah umum, “ren(spasi)nama.awal(spasi)nama.akhir”.



Contoh di atas, file 06.mp3 dirubah menjadi enam.mp3.


Akhirnya, selesai juga pembahasan kita tentang CMD ini. Bagi yang merasa kesulitan dalam menjalankan CMD atau tidak tahu untuk apa mengetahui perintah CMD? Jangan sungkan untuk bertanya. Semoga pengetahuan yang sedikit ini berguna bagi Anda
»»  Read More...