Powered By Blogger

Sabtu, 30 Oktober 2010

Studi Kasus CMD

Studi Kasus CMD

Ini post terakhir yang akan membahas tentang Command Prompt. Disini akan kita praktekkan penggunaan Command Prompt secara keseluruhan.

Cara memindah drive
Misal, awalnya berada di drive C: dan ingin ke drive E:



Cukup mudah bukan.

Berpindah Folder
Setelah di drive E:, kita masuk ke folder “CMD_project”.



Jadi, format perintah umumnya adalah “cd(spasi)nama.folder”. ingat perintah ini hanya dapat digunakan untuk folder yang berada di dalam(bawah) drive atau folder yang sedang aktif.

Untuk keluar gunakan perintah “CD\”



Kembali lagi ke drive E:

DIR
Untuk mempelajari kembali tentang perintah ini silakan baca post yang terdahulu.

DIR>xxx.yyy(spasi)folder
Fungsi dari perintah ini adalah untuk memasukkan daftar file yang berada di dalam folder yang ditunjuk ke dalam sebuah file teks. Untuk melihat isi dari file teks tersebut gunakan TYPE atau MORE.



Bila dicermati, saya telah memasukkan perinta ”dir>daftar.txt(spasi)i:\newfolder”. Maksudnya adalah, membuat file teks yang berisi daftar file yang ada di dalam folder NewFolder yang berada di drive I: Kemudian, untuk membuktikan apakah file tersebut telah terbuat, saya masukkan perintah DIR.

Untuk membuka file “daftar.txt” tadi, setidaknya ada tiga cara yaitu:

Menggunakan TYPE: “type(spasi)daftar.txt”
Dengan perintah ini, file langsung dibaca secara menyeluruh. Untuk menghentikan sementara tekan tombol “PAUSE” yang ada di keyboard, untuk melanjutkan kembali tekan sembarang tombol.



Menggunakan MORE: “more(spasi)daftar.txt”
Dengan perintah ini, file daftar akan diproses secara perlayar, dengan menunjukkan informasi MORE. Untuk melanjutkan membaca tekan enter.



Dengan akses secara langsung: “daftar.txt”
Dengan perintah ini, Command Prompt akan langsung mengakses k program utama yang bisa membuka file yang diminta. Untuk yang txt biasanya adalah Notepad.


Membuat dan menghapus folder.
Perintah membuat folder dalam CMD adalah, MD “make directory”. Sebagai contoh saya akan mebuat folder “baru”. Perintah “md(spasi)baru”



Untuk menghapusnya gunakan perintah RD “remove directory”. Saya akan menghapus folder “baru tadi”.



Copy dan Cut
Copy
Perintah umum “copy(spasi)nama.file.yang.di-copy(spasi)alamat.tujuan”. Sekadar informasi, apabila folder tujuan sedang aktif, tidak perlu disebutkan alamatnya.



Pada contoh di atas, saya meng-copy file “Alone.mp3” yang ada dalam folder “NewFolder” di drive I:, ke folder “xxxx” di drive E:.



Pada contoh di atas, saya meng-copy file “06.mp3” yang ada di “I:\newfolder” ke dalam folder yang sedang aktif yaitu “CMD_Project”.

Cut
Perintah umum, “move(spasi)asal(tujuan)”. Secara umum, perintah CUT sama dengan copy.



Dalam contoh di atas, saya memindahkan file “06.mp3” yang ada di drive aktif ke “E:\xxxx”. Apabila terdapat file yang bernama sama pada folder tujuan, CMD akan memberitahukan bahwa akan menimpa file yang lama dengan yang baru. Jika tidak ketik “n”, jika ya ketik “y”, kemudian tekan “enter”.

Delete
Format perintah umum, “del(spasi)file”.



Dalam contoh di atas, file Alone.mp3 saya hapus. Hati-hati dalam melakukan perintah ini. Karena tidak akan ada konfirmasi penghapusan file, dan file tidak akan disimpan di RECYCLEBIN.

RENAME
Perintah umum, “ren(spasi)nama.awal(spasi)nama.akhir”.



Contoh di atas, file 06.mp3 dirubah menjadi enam.mp3.


Akhirnya, selesai juga pembahasan kita tentang CMD ini. Bagi yang merasa kesulitan dalam menjalankan CMD atau tidak tahu untuk apa mengetahui perintah CMD? Jangan sungkan untuk bertanya. Semoga pengetahuan yang sedikit ini berguna bagi Anda

1 komentar:

Anonim mengatakan...

irawan



thanks infonya....dr dl pengen th perintah2 di dos, ternyata ketemunya disini..

Posting Komentar